Minggu, 18 Juli 2010

Sembilan kado terbaik dan tak ternilai


Sembilan macam kado ini tak dijual di toko dan di belahan dunia manapun. Anda bisa menghadiahkannya setiap saat dan tak perlu membeli! Meski begitu, sembilan macam kado ini adalah hadiah terindah dan tak ternilai bagi orang-orang yang Anda sayangi:
1. KEHADIRAN
Kehadiran orang yang dikasihi rasanya adalah kado yang tak ternilai harganya. Memang, kita bisa juga hadir lewat surat, sms, telepon, foto atau faks. Namun dengan berada di sampingnya, Anda dan dia dapat berbagi perasaan, perhatian dan kasih sayang secara lebih utuh dan intensif. Jadikan kehadiran Anda sebagai pembawa kebahagiaan.

2. MENDENGAR
Sedikit orang yang mampu memberikan kado ini. Sebab, kebanyakan orang lebih suka didengarkan, ketimbang mendengarkan. Dengan mencurahkan perhatian pada segala ucapannya, secara tak langsung Anda telah menumbuhkan kesabaran dan kerendahan hati. Untuk bisa mendengar dengan baik, pastikan Anda dalam keadaan betul-betul relaks dan bisa menangkap utuh apa yang disampaikan. Tatap wajahnya dengan teduh, tidak perlu menyela, mengkritik, apalagi menghakimi. Biarkan saja ia menuntaskannya, karena akan memudahkan Anda memberikan tanggapan yang tepat setelah itu. Tidak harus berupa diskusi atau penilaian. Sekedar ucapan “terimakasih” pun akan terdengar manis baginya.

3. DIAM
Seperti kata-kata, dalam diam juga ada sebuah kekuatan. Diam bisa dipakai untuk menghukum, mengusir, atau membingungkan orang lain. Tapi lebih dari segalanya, diam juga bisa menunjukkan kecintaan Anda pada seseorang karena memberinya “ruang”. Terlebih jika sehari-hari Anda sudah terbiasa gemar menasihati, mengatur, mengkritik bahkan menggerutu.

4. KEBEBASAN
Mencintai seseorang bukan berarti memberi hak penuh untuk memiliki atau mengatur kehidupan orang yang bersangkutan. Apakah pantas Anda mengaku mencintai seseorang jika Anda selalu mengekangnya? Memberi kebebasan adalah salah satu perwujudan dari rasa cinta. Makna kebebasan bukanlah “kamu bebas berbuat semaumu”, tapi lebih dalam dari itu, memberi kebebasan adalah memberinya kepercayaan penuh untuk bertanggungjawab atas segala hal yang ia putuskan atau yang ia lakukan.

5. KEINDAHAN
Siapa yang tak bahagia, jika orang yang disayangi tiba-tiba tampil lebih menarik dan berbeda (positif)? Tampil indah dan rupawan juga merupakan sebuah kado terindah. Selain keindahan penampilan pribadi, Anda pun bisa menghadiahkan keindahan suasana di rumah. Misalnya vas dan bunga segar cantik di ruang keluarga atau meja makan yang tertata indah.

6. TANGGAPAN POSITIF
Tanpa sadar, seringkali Anda memberikan penilaian negatif terhadap pikiran, sikap atau tindakan orang yang Anda sayangi. Seolah-olah tidak ada yang benar dari dirinya dan kebenaran mutlak hanya pada Anda. Kali ini, coba hadiahkan tanggapan positif dan aura kasih sayang. Nyatakan dengan jelas dan tulus. Cobalah ingat, berapa kali dalam seminggu terakhir Anda mengucapkan “terima kasih” atas segala hal yang ia lakukan untuk Anda. Ingat-ingat pula, pernahkah Anda memujinya. Ketiga hal itu; ucapan terima kasih, pujian, serta permintaan ma’af adalah kado indah yang sering terlupakan.

7. KESEDIAAN MENGALAH
Tidak semua masalah layak menjadi bahan pertengkaran. Apalagi sampai terjadi pertengkaran yang hebat. Bila Anda memikirkan hal ini, berarti Anda siap memberikan kado “kesediaan mengalah”. Kesediaan untuk mengalah juga dapat melunturkan sakit hati dan mengajak kita menyadari bahwa tidak ada manusia yang sempurna di dunia ini.

8. SENYUMAN
Percaya atau tidak, kekuatan senyuman amat luar biasa. Senyuman, terlebih yang diberikan dengan tulus, bisa menjadi pencair hubungan yang beku, pemberi semangat dalam keputusasaan, pencerah suasana muram, bahkan obat penenang jiwa yang resah. Senyuman juga merupakan isyarat untuk membuka diri dengan dunia sekeliling Anda. Kapan terakhir kali Anda menghadiahkan senyuman manis pada orang yang Anda kasihi?

9. PERLINDUNGAN
Lindungilah orang yang Anda sayangi dengan kelembutan jiwa dan ketulusan hati. Karena dengan begitu akan terciptalah perasaan yang aman dan nyaman bukan perasaan terkekang dan terbatasi.

Keluarga Ratu & Tubagus...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar