Sabtu, 24 Juli 2010

Namaku: Rangga


"Cukup Rangga yang Mengenal Rangga." Kalimat itulah yang ia lontarkan ketika ditanya mengenai dirinya.

Tubagus Rangga Wira Mahendra, adalah anak keempat dari lima bersaudara. Panancangan, serang-Banten adalah tempat tinggalnya. Ia adalah putra daerah yang ingin selalu memberikan sesuatu yang berguna untuk dirinya, keluarga, dan masyarakat luas. Lahir di Kota Serang, 26 September 1987. Di tengah-tengah keluarga yang harmonis, dinamis, dan manis-manis.

Lelaki ini sekarang masih menjalankan pendidikan akademisnya di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Kampus Serang, Program Studi S1-Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Semester 5 Konsentrasi Bahasa. Selain sebagai mahasiswa yang tidak begitu rajin, tidak begitu pintar dan tidak begitu rapih berpakaian, ia juga diamanahkan menjadi Ketua Dewan Perewakilan Mahasiswa (DPM) Republik Mahasiswa (Rema) UPI Kampus Serang periode 2010-2011.

Lelaki jebolan pesantren kilat waktu kelas 4 SD sampai kelas 2 SMP ini ingin sekali mendekatkan dirinya kepada Allah SWT.

Lelaki jebolan Kelas Diskusi Rumah Dunia (KDRD) angkatan ke 5 dan Sanggar Sastra Remaja Indonesai (SSRI) Serang ini selalu bermimpi menjadi penulis yang belum juga terealisasikan.

Lelaki ini mempunyai motto hidup yang dipegang teguh olehnya:
"Hidup adalah perbuatan, tidak akan pernah ada perubahan tanpa perbuatan!"


Serang, 2010

Tidak ada komentar:

Posting Komentar